Tingkatkan Kualitas Pendidik Usia Dini, Yayasan Svara Bumei Betuah Jadi Narasumber Eksplorasi Bunyi di Rejang Lebong
BERITA


LEBONG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kreativitas guru anak usia dini, Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong sukses menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Kabupaten Rejang Lebong. Agenda strategis yang dihadiri oleh puluhan tenaga pendidik PAUD ini berlangsung dengan khidmat dan antusias pada bulan Oktober 2025 di Kabupaten Lebong.
Guna menghadirkan inovasi pembelajaran yang segar dan aplikatif, panitia penyelenggara secara khusus menggandeng Yayasan Svara Bumei Betuah sebagai narasumber utama untuk membagikan materi mutakhir terkait pemanfaatan media ajar berbasis audio-kreatif.
Eksplorasi Bunyi untuk Stimulasi Motorik Anak
Dalam kesempatan tersebut, tim narasumber dari Yayasan Svara Bumei Betuah menyampaikan materi bertajuk "Media Pembelajaran Melalui Eksplorasi Bunyi untuk Menstimulasi Anak PAUD dalam Belajar Motorik". Materi ini berfokus pada bagaimana memanfaatkan bebunyian baik dari instrumen tradisional, lingkungan sekitar, hingga olah suara digital sebagai stimulan efektif untuk mengasah kepekaan motorik kasar dan halus pada anak usia dini.
Eksplorasi bunyi dinilai menjadi salah satu metode paling alamiah bagi anak-anak untuk menggerakkan tubuh secara ritmis, melatih keseimbangan, serta memperkuat koordinasi otak dan fisik mereka sembari bermain.
Pendekatan Praktis dan Interaktif
Kegiatan tidak hanya diisi dengan pemaparan teori, melainkan didominasi oleh sesi praktik langsung. Para guru PAUD diajak untuk langsung memperagakan metode ketukan, pengenalan ritme lokal, dan bagaimana menyusun modul ajar yang interaktif agar suasana kelas menjadi lebih ceria dan tidak monoton.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Yayasan Svara Bumei Betuah. Melalui materi eksplorasi bunyi ini, para guru mendapatkan perspektif baru bahwa media pembelajaran motorik tidak harus mahal, melainkan bisa digali dari kekayaan bunyi dan budaya di sekitar kita," ujar salah satu perwakilan penyelenggara.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara perwakilan dinas, narasumber dari Yayasan Svara Bumei Betuah, dan seluruh peserta guru PAUD yang kompak mengenakan seragam batik kemitraan dengan menunjukkan simbol semangat kebersamaan demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Bengkulu.
