/ Bengkulu · Ilmu · Identitas

Svara Bumei & Cita Anak Negeri

Kami hadir sebagai wadah yang mengangkat suara kearifan lokal, memberdayakan masyarakat, dan menumbuhkan cita generasi penerus bangsa. Melalui program di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan, kami berkomitmen menjaga warisan bumi sekaligus membangun masa depan yang berdaya, berilmu, dan berbudaya.

Close-up of a student's hands carefully turning pages of a bound research document on a wooden classroom table, natural daylight streaming from a window at left, stacks of publications visible in soft background focus, Bengkulu classroom setting
Close-up of a student's hands carefully turning pages of a bound research document on a wooden classroom table, natural daylight streaming from a window at left, stacks of publications visible in soft background focus, Bengkulu classroom setting

— Founder Talk

Meningkatkan Kapasitas generasi muda yang melek budaya lokal dan adaptif terhadap perubahan

Yayasan Svara Bumei Betuah berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas generasi muda melalui program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan yang menumbuhkan daya pikir kritis, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian sosial. Kami percaya bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas dan karakter anak mudanya.

Yayasan ini mengangkat “suara bumi” yaitu kearifan lokal, nilai-nilai budaya, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar gerak perubahan. Artinya, kegiatan yayasan tidak lepas dari konteks lokal dan mengakar pada identitas komunitas.

+ Standar Kerja Kami

Kami menerbitkan kerangka kerja, data lapangan, dan temuan secara terbuka bukan karena diwajibkan, melainkan karena diam atas budaya daerah adalah pilihan yang sudah terlalu lama dibuat orang lain.

Setiap kegiatan terdokumentasi dan terbuka.

Otoritas institusional kami dibangun dari akuntabilitas, bukan dari jarak. Setiap mitra dapat menelusuri sumber, proses, dan hasil kerja kami secara langsung.

Lihat cara kerja ini dalam praktik.

Tiga bidang kerja yayasan — Pendidikan, Seni, dan Budaya — dirancang sebagai satu sistem yang saling mengisi, bukan layanan terpisah.