Svara Bumei Betuah Sukses Gelar Wicara Episode #5, Bahas Strategi Menata Ekosistem Musik Lokal Berkelanjutan

BERITA

4/28/20261 min read

BENGKULU – Musik lokal memiliki potensi talenta yang luar biasa besar, namun keberlanjutan karier para pelakunya di jangka panjang sangat bergantung pada seberapa kuat ekosistem pendukungnya. Berangkat dari keresahan tersebut, Yayasan Svara Bumei Betuah sukses menggelar diskusi daring melalui platform Zoom bertajuk Gelar Wicara Episode #5: Ruang Svara pada Selasa malam, 28 April 2026.

Diskusi interaktif yang dimulai pukul 19:20 WIB ini mengusung tema yang sangat krusial bagi industri kreatif daerah, yaitu "Menata Ekosistem Musik Lokal Berkelanjutan".

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Musik Daerah

Untuk membedah tema tersebut secara mendalam, Ruang Svara menghadirkan Irnie Wanda, perwakilan dari Direktorat Film, Musik & Seni, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), sebagai narasumber utama. Jalannya diskusi dipandu secara dinamis oleh Andika Eri Putra selaku host sekaligus moderator.

Dalam sesi pemaparannya, Irnie Wanda menyoroti pentingnya membangun infrastruktur dan regulasi yang mendukung hak-hak serta ruang hidup para musisi lokal. Ia menekankan bahwa talenta yang hebat membutuhkan ekosistem yang sehat mulai dari manajemen penonton, apresiasi karya, hingga skema pendanaan yang berkelanjutan agar musik lokal tidak hanya menjadi sekadar hobi musiman, melainkan industri yang menjanjikan secara profesional.

Menjawab Tantangan Karier Jangka Panjang

Gelar wicara ini juga menjadi ruang bagi para musisi, produser, pengamat musik, dan pegiat komunitas di daerah untuk berdialog langsung dengan pihak kementerian. Pertanyaan seputar bagaimana memperkuat jejaring musik lokal agar mampu bersaing di kancah nasional menjadi salah satu topik hangat yang mendominasi jalannya sesi tanya jawab.

"Musik lokal kita punya talenta yang luar biasa. Melalui Ruang Svara Episode #5 ini, kami ingin memantik kesadaran bersama bahwa memperkuat ekosistem adalah kerja kolektif. Kita perlu bergerak bersama agar talenta-talenta ini punya ruang tumbuh jangka panjang," ungkap pihak penyelenggara.

Acara yang berlangsung secara virtual ini berjalan sukses dan interaktif, mempertemukan berbagai sudut pandang demi mewujudkan ekosistem musik lokal yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.