Gelar Workshop 'Green Innovation', Bank Bengkulu dan Svara Bumei Betuah Latih Pemuda Kelola Limbah Elektronik
BENGKULU – Dalam upaya mendorong transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan, Yayasan Svara Bumei Betuah berkolaborasi dengan Bank Bengkulu sukses menggelar Workshop Green Innovation dengan fokus utama pada Teknologi Sirkular.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (16/05/2026) ini mengusung tema "Pemberdayaan Talenta Lokal melalui Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Limbah Elektronik Berbasis Masyarakat." Melalui program yang dinamai "Circular Tech Re-skilling", lokakarya ini dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan keterampilan teknis masyarakat lokal dalam menghadapi tantangan penumpukan limbah elektronik (e-waste).
Mengubah Paradigma 'Beli-Pakai-Buang'
Perwakilan dari Yayasan Svara Bumei Betuah, Wimmy Hartawan, menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar saat ini adalah pola konsumsi masyarakat terhadap barang elektronik yang cenderung tidak berkelanjutan.
"Banyak sekali perangkat yang dianggap 'rusak' dan langsung dibuang, padahal sebenarnya hanya membutuhkan perbaikan minor, atau bahkan beberapa komponen di dalamnya masih berfungsi seratus persen. Melalui workshop ini, kami ingin menggeser pola pikir masyarakat dari yang tadinya 'beli-pakai-buang' menjadi 'rawat-perbaiki-guna ulang'," ujar Wimmy dalam keterangannya.
Wimmy menambahkan, penanganan limbah elektronik membutuhkan pendekatan yang aman dan efisien agar tidak merusak lingkungan sekaligus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Membangun Ekosistem Ekonomi Hijau di Bengkulu
Tidak seperti pelatihan servis elektronik konvensional, program "Circular Tech Re-skilling" ini membekali para talenta muda Bengkulu dengan kemampuan melakukan upcycling (peningkatan mutu produk bekas) serta teknik mengekstraksi komponen berharga tinggi dari perangkat yang sudah mati total secara aman.
Secara garis besar, kegiatan inovatif ini menargetkan tiga tujuan utama:
Melatih talenta muda di wilayah Bengkulu dalam keterampilan repair (perbaikan), refurbish (pembaruan), dan upcycle perangkat elektronik.
Mengurangi dampak buruk lingkungan akibat pembuangan limbah elektronik yang tidak terkelola dengan baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan Bengkulu.
Menciptakan ekosistem ekonomi hijau yang mandiri, di mana pengelolaan lingkungan dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.
Melalui sinergi kuat antara Bank Bengkulu dan Yayasan Svara Bumei Betuah, program Green Innovation "GEN-B" ini diharapkan dapat melahirkan generator-generator muda yang melek teknologi sirkular, sekaligus menjadi motor penggerak kelestarian lingkungan di Provinsi Bengkulu.
