Apa yang kami tawarkan
Yayasan ini mengangkat “suara bumi” kearifan lokal, nilai-nilai budaya, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar gerak perubahan. Kegiatan yayasan tidak lepas dari konteks lokal dan mengakar pada identitas komunitas.

Pendidikan
Melalui program pendidikan, yayasan berperan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan sadar akan akar budayanya. Pendidikan tidak hanya akademik, tapi juga menyentuh aspek nilai, etika, dan tradisi.

Kebudayaan
Wadah terbuka bagi anak negeri yang ingin berbagi suara, karya, dan cita. Yayasan ini bisa jadi penghubung antara komunitas lokal, seniman, pendidik, dan relawan yang ingin berbuat baik bagi tanah kelahiran.

Kemasyarakatan
Yayasan hadir untuk merespons kebutuhan sosial masyarakat secara konkret: pemberdayaan, bantuan, pelatihan, dan penguatan kapasitas lokal. Kegiatan sosial ini dirancang untuk berdampak nyata dan berkelanjutan..

Kolaborasi & Riset
kami menawarkan kolaborasi yang bermakna bagi institusi, lembaga, perusahaan, maupun individu yang ingin berkontribusi dalam pembangunan masyarakat secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan, sosial, dan kebudayaan.
Apa kata mereka
Apa yang mereka katakan tentang kami
Testimoni Peserta Program
“Bergabung dalam program pelatihan yang diadakan Yayasan Svara Bumei Betuah adalah pengalaman yang luar biasa. Saya bukan hanya mendapatkan ilmu baru tentang musik tradisional, tetapi juga termotivasi untuk terus berinovasi. Yayasan ini benar-benar peduli terhadap generasi muda dan memberi ruang untuk berkembang.”
Cecep – Pemusik


Founder Yayasan
Andika Eri Putra, S.Pd
Yayasan ini lahir dengan semangat untuk mendorong perubahan sosial yang positif, berakar pada kearifan lokal, namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pemberdayaan, hingga penguatan komunitas, kami berkomitmen menghadirkan ruang kolaborasi yang inklusif dan bermanfaat bagi semua pihak.
Kami menyadari bahwa perjalanan ini tidak dapat dilakukan sendiri. Dukungan dan sinergi dari pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, serta seluruh masyarakat sangatlah penting bagi keberhasilan visi dan misi yayasan.
Informasi & Baca
Zine “KA.GA.NGA”
Sebuah artefak budaya baru saja lahir dari tangan dingin para penggerak seni di Bumi Raflesia. Yayasan Svara Bumei Betuah secara resmi meluncurkan KA.GA.NGA.Zine #1, sebuah publikasi mandiri yang merekam jejak peristiwa Pertunjukan & Bincang Karya KA.GA.NGA yang telah menggetarkan kawasan Taman Mangrove Badrika, Jenggalu, pada 20 Desember 2025 lalu.

Pimpinan Yayasan
berdaya, berilmu, dan berbudaya

Andika Eri Putra
Founder

Bagus Kurniawan
Pengawas

Pangeran Arsola
Pengurus Yayasan

Riyan Israq HS
Pengurus Yayasan
Berita & Artikel Svara
-
MELAWAN LUPA DI TEPIAN JENGGALU: Zine “KA.GA.NGA” Resmi Dirilis sebagai Arsip Hidup Seni Pertunjukan Bengkulu
BENGKULU – Sebuah artefak budaya baru saja lahir dari tangan dingin para penggerak seni di Bumi Raflesia. Yayasan Svara Bumei…
-
Educator Workshop: Transformasi Alur Kerja Guru dengan Integrasi AI dan Digital Tools.
Lelah dengan tumpukan administrasi yang tak kunjung usai, Bapak/Ibu Guru? Kami mengerti bahwa waktu Bapak/Ibu sangat berharga. Saatnya beralih…
-
Membedah Masa Depan Bengkulu: Mengonversi Ritual Tabut Menjadi Global IP
Setiap bulan Muharram, jalanan Bengkulu bergetar oleh bunyi dol dan kemegahan bangunan Tabut yang menjulang. Namun, ada sebuah pertanyaan melankolis…
-
ICCN: Kolaborasi Menjadi Kunci Membangun Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia
Malang, 8 Januari 2026 — Indonesia Creative Cities Network (ICCN) kembali menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi utama dalam…
-
BELUNGGUK POINT DARI SEKADAR “TEMPAT NONGKRONG” MENUJU INKUBATOR KREATIF BENGKULU
Oleh. Rudi Nofindra Peresmian Belungguk Point di Kota Bengkulu baru-baru ini adalah sebuah sinyal positif. Secara etimologis, mengambil kata “Belungguk”…
-
Menakar Masa Depan Musik Tradisi Pasca Konferensi Musik Indonesia. Antara Harapan Regulasi dan Kemandirian Berkarya
Bengkulu (Daring) – Yayasan Suara Bumi Betuah kembali menggelar diskusi hangat dalam “Gelar Wicara Ruang Suara Episode Ketiga”. Diskusi ini…
-
Tafsir Estetik Pada Svara Bumei, Mini Album dari Ka Ga Nga Etnik
Oleh: Adhyra Irianto Setiap genre musik punya ideologi tertentu. Ideologi ini yang ditanamkan oleh para musisi genre tersebut secara turun…
-
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru PAUD Lebong Perdalam Eksplorasi Bunyi dan Media Digital
LEBONG – Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pendidikan dan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Lebong terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak…
-
Pertunjukan & Bincang Karya “Svara Bumei” Eksplorasi Musik Etnik KA.GA.NGA di Bengkulu
Bengkulu, Desember 2025 — Kelompok musik etnik KA.GA.NGA akan menggelar Pertunjukan & Bincang Karya bertajuk “Svara Bumei” pada Sabtu, 20…
-
Kegiatan Peningkatan Mutu Pendidikan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi.
Yogyakarta, 1 Desember 2025 — Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat,…
-
Simfoni Tiga Babak: Merangkai Cipta, Pentas, Kelola dalam Harmoni Musik Nusantara
“Ruang Suara” kembali hadir sebagai ruang diskusi virtual yang mengupas isu-isu budaya, sosial, dan lingkungan dari sudut pandang kreatif. Pada…
-
Benteng, Komunitas, Suara Laut dan Pintu
Oleh : Mahatma Muhammad (Seniman. Pengamat dan pekerja budaya. Pendiri Komunitas Seni Nan Tumpah) Kawan-kawan, Benteng Marlborough berdiri di tepi…

